Belum Tersedianya Desain Pendidikan Khusus bagi Anak-Anak Terdampak Konflik di Papua
Hingga saat ini, belum terdapat desain kebijakan dan program pendidikan yang komprehensif, adaptif, dan berkelanjutan bagi anak-anak yang terdampak konflik di Tanah Papua. Kondisi ini berdampak serius terhadap keberlanjutan pendidikan, kesehatan mental, serta masa depan generasi muda Papua, khususnya di wilayah-wilayah rawan konflik dan pascakonflik.
Anak-anak di daerah konflik Papua menghadapi berbagai hambatan struktural dan sosial dalam mengakses pendidikan, antara lain:
Terhentinya proses belajar mengajar akibat situasi keamanan
Minimnya model pendidikan darurat (education in emergency)
Ketiadaan kurikulum adaptif berbasis konteks konflik dan trauma
Kurangnya dukungan psikososial bagi peserta didik dan tenaga pendidik
Belum terintegrasinya pendekatan lintas kementerian dan lembaga
Sampai saat ini, belum terlihat adanya desain pendidikan khusus yang secara eksplisit ditujukan bagi anak-anak terdampak konflik di Papua, baik dalam bentuk kebijakan nasional, pedoman teknis, maupun program lintas sektor.
Melalui pengaduan ini, kami memohon:
Fasilitasi pertemuan resmi dengan Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI
Pembahasan khusus terkait perumusan desain pendidikan bagi anak-anak terdampak konflik di Papua
Penyusunan kebijakan pendidikan yang mencakup:
Pendidikan darurat dan alternatif
Pendekatan berbasis trauma healing
Keterlibatan komunitas lokal dan tokoh adat
Sinergi lintas kementerian dan lembaga
Pengawasan dan evaluasi implementasi kebijakan secara berkelanjutan